Minggu, 03 November 2019

,

Penampilan Angklung di Kanto International High School

                Pada hari Sabtu, 26 Oktober 2019, Tim Angklung Sekolah Republik Indonesia Tokyo diundang tampil diacara di Kanto International High School, Tim Angklung yang dipandu oleh Bu Arie dan Pak Yogi menampilkan Lagu - Lagu Tradisional khas Indonesia, seperti : Suwe Ora Jamu dan Tokecang, lalu satu lagu Jepang yang berjudul Sakura, Penampilan kami bisa kalian lihat di : Channel YouTube kami ‘Sekolah Republik Indonesia Tokyo’ atau bisa cek video dibawah ini



Penampilan Angklung dari Sekolah Republik Indonesia Tokyo sukses mendapatkan tepuk tangan dari para penonton, bangga sekali rasanya dapat memperkenalkan budaya Indonesia kepada Masyarakat Jepang, sebagai perwakilan Indonesia di Jepang, memperkenalkan budaya Indonesia sudah menjadi tugas kami. Suksesnya penampilan kami di Kanto International High School tak luput dari kerja keras  dan kesabaran Bu Arie dan Pak Yogi dalam membimbing kami, terimakasih banyak bu Arie dan pak Yogi. 

Selanjutnya, kami menghabiskan waktu dengan berkeliling Kanto International High School dan berbincang-bincang serta foto dengan siswa-siswi Kanto International High School, bangunan sekolahnya yang sangat luas dan juga siswa-siswi nya yang sangat ramah! Ini beberapa foto kami saat di Kanto International High School.





Tampil di Kanto International High School benar-benar menjadi pengalaman yang seru dan menyenangkan untuk kami, kami harap kami bisa berkunjung ke Kanto International High School  dan berbincang-bincang dengan para siswa-siswi Kanto International High School lagi, sampai jumpa! 


                                       Rahma
Read more →

Kamis, 17 Januari 2019

,
Kolabrasi diplomasi budaya oleh SRIT bersama Yoshiko Hanzaki


Pada hari Minggu, 4 November 2018, SRIT melakukan diplomasi budaya bersama Yoshiko Hanzaki. SRIT diundang oleh pihak penyelenggara acara untuk menyanyi bersama di Tokyo International Forum dalam rangka konser Yoshiko Hanzaki. Yoshiko Hanzaki adalah penyanyi Jepang yang berasal dari Hokkaido, Sapporo-shi. Beliau memilih jalannya ke dunia musik pada pertengahan kuliah dan mulai melakukan penampilan nyayi di mall-mall hingga akhirnya debut menjadi penyanyi pada waktu kuliah, hingga sekarang berada dibawah label Nippon Crown. Lagu-lagu beliau membawakan makna yang dalam, mengekspresikan tentang ikatan antar sesama.
Sebelumnya, kami memiliki jadwal untuk menyanyi bersama Yoshiko Hanzaki di Festival Indonesia yang dilakukan di Hibiya Park pada hari Minggu 29 Juli 2018, tetapi karena ada halangan akhirnya jadwal tersebut dibatalkan dan kami diajak oleh beliau untuk tampil bersama  di konser beliau yang dilakukan pada 4 November.
Konser tersebut dilaksanakan di Tokyo International Forum, Marunouchi, dilakukan pada pukul 17.00 dan dipenuhi oleh 5.000 penonton. Penonton diisi penuh dengan orang Jepang dan penonton dari negara lain termasuk kami, Indonesia. Tempat tersebut sangat luas dan megah, membuat murid-murid SRIT terkesan. Konsep dari konser tersebut adalah “Menyebrangi Laut, Negara, dan Esok Hari”. Acara berlangsung dengan meriah dan baik. Saat acara berlangsung, Yoshiko Hanzaki menyanyikan lagu Indonesia, “Tanah Air”. Ia menyanyikannya dengan sangat harmonis, indah, dan terlebihnya sangat lancar, membuat kami sebagai orang Indonesia terkagum dengan beliau. Kami juga senang karena lagu negara kami dinyanyikan oleh penyanyi Jepang yang banyak digemari oleh orang-orang. Saat giliran kami menampil datang, kami merasa tegang karena pertama kalinya menampilkan di tempat yang sangat luas dan banyak penontonnya yang melebihi 1000 orang. Kami juga merasa sangat senang karena dapat tampil di tempat yang megah itu. Saat tampil, murid-murid SRIT mengenakan pakaian tradisional Indonesia, seperti kebaya dan busana tradisional Aceh. Kami menampilkan lagu Yamko Rambe Yamko dan menyanyikan lagu beliau bersama yang berjudul Tane, artinya “benih” dalam bahasa Jepang. Kami berhasil dalam membawakan lagunya dengan baik dan menjadi momen tersebut sangat mengesankan dan selalu dikenangi.




半﨑美子

Read more →

Rabu, 28 November 2018

,

Pemilihan Ketua Osis Baru Periode 2018/2019

                Pada 31 Oktober 2018, Organisasi Siswa Intra Sekolah Republik Indonesia Tokyo melaksanakan pemilihan ketua OSIS baru. Ketua OSIS masa bhakti 2017/2018 sebelumnya, Kadek Agastyashindu dan wakil ketua OSIS, Almira Danella Azzahra, karena ketua osis sebelumnya kembali ke Indonesia. Sehingga dijadikan katua OSISnya Almira Danella Azzahra dengan wakil ketua OSIS, Hakanalif Nagi Segawa.
            Menjelang akhir masa bhakti, dilaksanakan pemilihan ketua OSIS, calon-calonnya adalah Tabitha Emmanuella Kotambunan, Aisya Todoroki, Yusri Hafidz, Arundati Warastika, dan Midori Haura Lantu.
                                  
          
              Pemilihan diikuti oleh siswa - siswi SMP, SMA, dan guru-guru SRIT. Pemungutan suara dilakukan oleh siswa - siswi SMP dan SMA SRIT. Berdasarkan hasil pemungutan suara, ketua OSIS baru menjadi Tabitha dan wakilnya Yusri Hafidz.


Read more →

Rabu, 19 September 2018

,
Penampilan Angklung SRIT
 di Festival Indonesia Hibiya Park 2018

    Minggu, 29 Juli 2018, kami melakukan penampilan angklung di Hibiya Park. Penampilannya dilakukan oleh murid-murid SRIT dari kelas SMP dan SMA dan Ibu-ibu dari Dharma Wanita Persatuan di Tokyo. Festival Indonesia yang diselenggarakan oleh KBRI Tokyo ini dimeriahkan juga dengan penyanyi, band, dan tim seni dari Indonesia, seperti RAN, GIGI, DJ Al-Ghazali, dan lain-lain. Ada kuliner khas Indonesia juga, banyak dan lezat-lezat semuanya!
Image result for Hibiya Indonesia FestivalImage result for Hibiya Indonesia Festival

     Pada saat itu bertepatan dengan hari peringatan perjalinan hubungan saudara antara Indonesia dan Jepang yang ke-60 tahun, hingga dibagikan kaos dan topi yang bersimbol 60 tahun, gratis lho!
Foto siswi SRIT bersama RAN dengan kaos dan topi 60th

    Penampilan angklung dari kami juga berjalan dengan lancar dan festival Indonesia ini diadakan dalam 2 hari dan berjalan dengan meriah.



Read more →

Kamis, 04 Januari 2018

Kunjungan ke SMA Ashikaga Minami

,


         Hari Rabu, tanggal 22 november kami mengunjungi sister school kami Ashikaga Minami High School di Tochigi. Jam 7 pagi kami kumpul di sekolah tercinta kami, SRIT. Suhu pagi ini mencapai 3°C. Pagi ini kami berangkat ke Ashikaga Minami High School dengan bus. Di dalam bus kami melakukan akitivas masing-masing. Ada teman kami yang bergurau dengan teman yang lain, ada yang makan dan, tentunya ada juga yang tidur. Perjalanan menuju ke Ashikaga Minami High School memakan waktu yang cukup panjang. Kami sampai di Ashikaga Minami High School jam 9.30 pagi.

Sesampainya disana kami disambut oleh teman-teman dari Ashikaga Minami High School dengan hangat yang berbanding terbalik dengan suhu dingin pada pagi ini. Kegiatan yang kami lakukan hari ini cukup banyak. Pertama, kami pergi menuju hall sekolah, di hall tersebut kami menampilkan 2 pertunjukan khas Indonesia yaitu Tari Saman dan Pencak Silat. Selain menampilkan pertunjukan khas Indonesia, kami juga menyaksikan pertunjukan School's Band (Keion-bu) dan Brass Band Club (Suisougaku-bu) dari Ashikaga Minami Highschool. Setelah itu kami menuju lantai 2 hall untuk melihat lukisan yang digambar oleh Art Club dan foto-foto yang diambil oleh Photography Club Ashikaga Minami High School. Selama disana kami juga makan siang bersama murid Ashikaga Minami High School, dimana kami berkesempatan untuk bercerita dan bertukar pengalaman dengan satu sama lain
   
Setelah makan siang usai kami pergi lagi ke hall Ashikaga Minami High School. Di hall itu, kami ditunggu oleh beberapa murid Ashikaga Minami High School yang sudah memakai baju Kendo (Bela diri Jepang yang menggunakan pedang). Kami takjub saat menyaksikan Kendo yang sangat gagah. Setelah menyaksikan Kendo, kami berpencar menjadi 6 kelompok dan melaksanakan workshop yang disiapkan oleh Ashikaga Minami High School. Workshop ini terdiri dari beberapa kegiatan yaitu, memakai yukata (baju tradisional Jepang), melipat origami, bermain karuta, fukuwarai , dan nakasen-fumi (permainan tradisional jepang yang mirip dengan bentengan)

Setelah workshop ini selesai kami bersiap-siap untuk pulang ke Tokyo. Kami diantar sampai gerbang Ashikaga Minami High School. Sebelum keluar dari gerbang kami berfoto di bawah pohon-pohon di halaman Ashikaga Minami High School ! Ini merupakan pengalaman yang sangat seru dan tidak bisa dilupakan bagi kami !





 Naura Aqila Chandaningtyas dan rekan-rekan yang membantu
Read more →

Rabu, 20 September 2017

Tari Saman & Tari Piring di International Childrens Festival

,
Tari Piring yang dibawakan oleh SD Indonesia Tokyo
Pada tanggal 2 September 2017, para siswi Sekolah Republik Indonesia Tokyo menampilkan tari Saman dan tari Piring di acara International Children Festival di Ebisu, Tokyo. Pagi hari itu, tepatnya pukul 9 pagi para penari berkumpul di Sekolah Republik Indonesia Tokyo alias SRIT untuk mempersiapkan diri sebelum berangkat ke acara tersebut. Para penari sibuk mempersiapkan diri mengenakan make-up dan baju yang akan digunakan untuk tarian mereka.
Tari Saman yang dibawakan oleh SMP & SMA Indonesia Tokyo
Para penari tari Saman mengenakan bulung teleng pada kepala, baju dasar bewarna merah muda (Bagi penari bagian A) atau biru (Bagi penari bagian B), selendang bewarna hijau atau oranye, selendang emas di bagian pinggang celana hitam dan kain tradisional. Sedangkan para penari tari Piring mengenakan tengkuluk tanduk pada kepala ,baju kurung, selendang dan kodek. (Seperti gamabar diatas)
Sebelum berangkat ke Ebisu para penari melakukan latihan terakhir sebelum berangkat, setelah itu berkumpul di lapangan SRIT. Para penari berangkat menuju Ebisu pada pukul 11:30. Perjalanan menuju Ebisu membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Ketika para penari sampai, mereka langsung menuju ke belakang panggung untuk persiapan terakhir. Pertunjukan tari Saman dimulai pukul 13:00. Sebelum pertujukan para penari Saman berkumpul untuk berdoa agar pertunjukan tersebut berjalan dengan lancar.
Pertunjukan tari Saman dimulai dengan nyanyian Regun yang dinyanyikan oleh murid SRIT kelas 2 SMA yaitu Aura Salma Kh. dan disaut oleh para penari Saman.  Pertunjukan berlangsung selama 7 menit. Setelah pertunjukan tari Saman para penari bersyukur karena semua berjalan dengan lancar.
Pertunjukkan tari Piring dimulai pukul 14:30. Para penari Piring terdiri atas murid-murid SD SRIT sedangkan para penari  Saman terdiri atas murid SMP dan SMA SRIT. Tari Piring berjalan dengan lancar Setelah itu, para penari Saman bergabung dengan para penari Piring untuk menonton pertunjukan lainnya.
Pertunjukkan dalam acara tersebut sangat bervariasi, ada pertunjukkan dari Turkey ,Thailand disertai pertunjukkan tarian dan drama dari Jepang.

Dalam perjalanan kembali ke sekolah semua terlihat lelah tetapi bahagia karena acara berjalanan dengan lancar.
    Tari Saman yang ditunjukkan di acara ini bisa dilihat di Youtube Sekolah Republik Indonesia Tokyo atau bisa langsung tekan link di samping ini ! Tari Saman di International Childrens Festival
Read more →
Diberdayakan oleh Blogger.

Featured Post

SEKOLAH REPUBLIK INDONESIA TOKYO

東京インドネシア共和国学校 Tokyo Indonesian School     Hi guys! Salam kenal dari OSIS SRIT! Sebelumnya mumun ("mimin" mainstream ...